#AuthorSpotlight — Grameds, tentunya kamu tahu karya legendaris yang berjudul Laskar Pelangi. Karya Andrea Hirata yang satu ini telah diadaptasi ke beberapa bentuk seni penampilan, seperti film dan drama musikal.
Film adaptasinya juga meraih banyak kesuksesan melalui rating 91% melalui Rotten Tomatoes. Melalui film ini juga, cerita masa kecil Ikal dan teman-temannya di belitung telah menjangkau khalayak yang lebih luas lagi di seluruh dunia.
Sejak dirilisnya buku ini, Laskar Pelangi telah tumbuh menjadi karya yang disukai hingga sekarang, menjadikan Andrea Hirata digemari secara luas. Lahir pada 24 Oktober, mari kita mengeksplorasi kehidupan Andrea Hirata dan karya-karya lainnya pada bulan kelahirannya ini.
Profil dan Biografi Andrea Hirata
Andrea Hirata adalah penulis asal Belitung yang lahir pada 24 Oktober 1966. Namanya dikenal luas setelah menerbitkan novel Laskar Pelangi pada 2005, yang terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya dan perjuangan anak-anak dalam memperoleh pendidikan di tengah keterbatasan.
Sebelum menekuni dunia kepenulisan, Andrea menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan melanjutkan studi magister di Université de Paris, Prancis, serta Sheffield Hallam University, Inggris. Kesuksesan Laskar Pelangi mengantarkannya ke kancah internasional setelah novel tersebut diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diadaptasi ke layar lebar.
Masa Kecil di Belitung dan Kesuksesan Laskar Pelangi di Mancanegara
Laskar Pelangi berlatar belakang di Belitung, yang didasari masa kecil Andrea Hirata yang Ia habiskan di daerah tersebut. Ia menulis novel ini untuk menggarisbawahi keadaan sekolah di Belitung yang tidak diurus oleh pemerintah setempat. Dengan novel ini, Andrea Hirata juga berhasil menyoroti siswa-siswa yang memiliki sumber terbatas untuk melanjutkan pendidikannya.
Selain meraih adaptasi film dan drama musikal, cerita ini juga meraih kesuksesannya dengan penjualan 5 juta eksemplar. Selain itu, buku ini juga diterjemahkan ke lebih dari 18 bahasa.
Drama musikal Laskar Pelangi juga pertama kali ditampilkan di Teater Taman Ismail Marzuki di Cikini, Menteng pada tahun 2010. Namun, drama musikal ini juga mendapat kesempatan untuk menampilkan pentasnya di Singapore di tahun setelahnya.
Walaupun Laskar Pelangi berlatar belakang pada tahun 1970-an, ceritanya masih relevan hingga sekarang. Nyatanya, masih banyak sekolah di daerah-daerah yang memiliki kurang perhatian dari pemerintah setempat maupun pemerintah pusat. Karena itu, laskar pelangi merupakan cerita yang masih relevan hingga sekarang.
Rekomendasi Buku Karya Andrea Hirata
Walaupun Laskar Pelangi merupakan karyanya yang paling dikenal, Andrea Hirata juga memiliki karya-karya lain yang bisa dieksplorasi.

Melalui 3 karya selanjutnya, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov, Andrea Hirata menceritakan kelanjutan kisah dari Ikal dan Arai dalam meraih cita-cita mereka.

Mengisahkan perjuangan Enong, seorang gadis yang menjadi pendulang timah demi menghidupi keluarganya setelah sang ayah meninggal dunia.

Mengisahkan kasih sayang dan pengorbanan Sabari terhadap anaknya, Zorro, serta perjalanan hidup yang penuh kerinduan.

Mengangkat perjuangan seorang guru matematika bernama Desi Istiqomah dan muridnya, Aini, dalam menghadapi kesulitan belajar dan mengejar cita-cita.

Novel yang mengangkat dunia musik, pencarian gitar legendaris, serta perjalanan sejumlah tokoh dengan latar belakang dan ambisi berbeda.
Dapatkan Koleksi Novel Andrea Hirata Lengkap di Gramedia
Grameds, jika kamu ingin membaca ulang Laskar Pelangi atau mengeksplorasi karya Andrea Hirata lainnya, kamu bisa menemukan bukunya pada toko buku Gramedia terdekat, atau melalui Gramedia.com. Selamat bertemu Ikal, Grameds!
Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.