Rekomendasi Library Cafe di Jakarta

13 January 2026
Rekomendasi Library Cafe di Jakarta
Library Cafe di Jakarta: Alternatif Ruang Baca di Tengah Kota

#HappeningToday — Di tengah ritme Jakarta yang serba cepat, kamu mungkin butuh ruang jeda untuk berhenti sejenak. Kini, kafe tak lagi hanya menjadi tempat minum kopi, tetapi juga ruang untuk melepas penat, menenangkan pikiran, dan menikmati waktu dengan tempo yang lebih pelan. Dari kebutuhan inilah konsep library cafe atau kafe dengan ruang baca mulai mendapat tempat di kalangan masyarakat urban.

Library cafe menawarkan suasana yang berbeda, di mana rak buku, kopi, dan ketenangan ruang saling melengkapi. Di tempat seperti ini, kamu bisa membaca dengan lebih santai di sela kesibukan harian. Sejalan dengan semangat literasi yang terus tumbuh, konsep library cafe pun semakin diminati sebagai pilihan ruang rehat yang bermakna.

Berikut rekomendasi library cafe di Jakarta yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati kopi sekaligus membaca buku.

Kopi Aloo - Gramedia , Blok M

   Sumber: Google

Kopi Aloo Melawai hadir di dalam ruang Gramedia Jalma, Blok M, sebagai bagian dari pengalaman membaca dan bersantai yang ditawarkan tempat ini. Berkolaborasi dengan ruang literasi, Kopi Aloo melengkapi suasana dengan sajian kopi dan minuman non-kopi yang bisa kamu nikmati sambil memilih buku atau duduk santai di area baca.

Kehadiran Kopi Aloo menjadikan Gramedia Jalma sebagai ruang yang memadukan buku, kopi, dan aktivitas kreatif dalam satu tempat. Di sini, kamu bisa meluangkan waktu dengan ritme yang lebih pelan membaca, berbincang, atau sekadar menikmati kopI tanpa perlu berpindah dari satu ruang ke ruang lain.

NIKA – Gafoy, Kelapa Gading

NIKA Coffee x Prose & Petals. Foto: Hestianingsih/Wolipop

NIKA di kawasan Gafoy, Kelapa Gading, hadir sebagai book cafe hasil kolaborasi dengan Prose & Petals di bawah naungan Gramedia. Di sini, buku tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi bagian dari pengalaman berkunjung. Rak buku tertata menyatu dengan area kafe, menciptakan suasana yang tenang dan nyaman untuk kamu duduk sejenak sambil menikmati kopi.

Lewat Prose & Petals, NIKA menghadirkan kurasi buku internasional yang dipilih secara khusus. Kamu pun punya kesempatan untuk mengenal bacaan dari berbagai penjuru dunia. Perpaduan buku, kopi, dan ruang yang tertata rapi ini membuat NIKA cocok untuk melepas penat, membaca ringan, atau sekadar menikmati waktu dengan lebih santai.

Libri e Caffè – Osaka, PIK 2

Sumber: Instagram/@libriecaffe.id

Sesuai namanya, Libri e Caffè menggabungkan buku dan kopi sebagai bagian utama dari konsepnya. Berlokasi di kawasan Osaka, PIK 2, kafe ini menghadirkan suasana ruang baca modern dengan koleksi buku yang beragam. Tata ruang yang lapang dan suasana yang relatif tenang membuat kamu betah membaca lebih lama atau bekerja dengan suasana yang lebih personal.

Libri e Caffè mencerminkan peran kafe sebagai third place, ruang di luar rumah dan kantor yang memberi tempat bagi aktivitas kreatif dan intelektual. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati kopi sambil membaca atau sekadar menghabiskan waktu dengan ritme yang lebih pelan.

Maddison Cafe & Library – Cengkareng

Sumber: Google

Maddison Cafe & Library menghadirkan pengalaman membaca dengan suasana yang hangat dan terasa dekat. Rak buku yang tersebar di area kafe memberi kamu kesempatan untuk memilih bacaan dan membacanya langsung di tempat. Dengan pencahayaan yang lembut dan suasana yang cukup tenang, Maddison cocok untuk membaca buku fiksi, esai, maupun nonfiksi ringan sambil menikmati waktu luang.

Kehadiran Maddison menunjukkan bahwa membaca tidak selalu harus dilakukan di ruang formal seperti perpustakaan. Literasi juga bisa tumbuh di ruang santai yang menyatu dengan keseharian, membuat aktivitas membaca terasa lebih ringan dan mudah diakses.

Smiljan Cafe – Blok M 

Sumber: Instagram/@smiljan.space 
                                            

Smiljan Cafe di kawasan Blok M dikenal sebagai kafe yang konsisten menghadirkan suasana hangat dan bersahabat bagi pecinta buku. Beberapa sudutnya menyediakan koleksi bacaan yang bisa kamu nikmati, menjadikan pengalaman ngopi terasa lebih personal dan reflektif.

Dengan atmosfer yang tidak tergesa-gesa, Smiljan kerap menjadi tempat singgah bagi kamu yang ingin menenangkan diri, membaca beberapa halaman buku, atau sekadar menikmati waktu tanpa tuntutan produktivitas.

Library Cafe dan Budaya Membaca

Kehadiran library cafe di Jakarta menunjukkan perubahan cara kita menikmati aktivitas membaca. Buku kini tidak lagi terpisah dari kehidupan sosial, tetapi bisa kamu nikmati sambil ngopi, berbincang, atau melakukan aktivitas ringan lainnya. Sehingga kamu bisa menjadikan library cafe ini menjadi ruang yang mempertemukan literasi dengan gaya hidup urban yang lebih fleksibel.

Bagi Grameds yang ingin perlahan membangun kembali kebiasaan membaca, mengunjungi library cafe bisa menjadi langkah awal yang sederhana. Kamu tak perlu menuntaskan satu buku dalam sekali duduk beberapa halaman yang dibaca dengan suasana tenang sering kali sudah cukup untuk memberi ruang jeda dan refleksi.

Sebagai bagian dari ekosistem literasi, Gramedia terus mendukung hadirnya ruang baca alternatif yang mendekatkan buku dengan keseharian. Yuk, tetap terhubung dengan dunia literasi dan kepenulisan bersama Gramedia Writers and Readers Forum melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.