Jakarta, 22 Januari 2026 - Penerbit Gramedia Pustaka Utama bersama Putri Bumi Sriwijaya mempersembahkan peluncuran buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri, pada hari Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat.
Acara ini dikemas melalui pergelaran seni yang kontekstual dengan isi buku, sehingga menghadirkan gambaran visual yang dapat memperkaya wawasan. Oleh karena itu, dalam peluncuran buku ini disajikan pula cuplikan isi buku dan berbagai penampilan seni yang memperlihatkan beragam keindahan seni budaya khas Sumatra bagian selatan.
"Buku ini telah melalui proses panjang yang sangat komprehensif, mulai dari pengumpulan data yang mendalam hingga dokumentasi seluruh tradisi pakaian adat secara mendetail. Kami berupaya menangkap setiap elemen keberagaman budaya di Pulau Sumatra agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Andi Tarigan, Chief Editor Gramedia Pustaka Utama.
Kehadiran buku ini juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pemerhati budaya, Tantowi Yahya. Beliau memuji kedalaman isi buku yang berhasil memotret kemilau wastra dan perhiasan dari lima provinsi di Sumatra bagian selatan. Namun, beliau juga menitipkan harapan untuk pengembangan literasi budaya Sumatra ke depannya.
"Saya sangat mengapresiasi terbitnya buku ini sebagai panduan visual sejarah kejayaan kita. Ke depannya, saya berharap akan ada buku lanjutan yang mengupas tuntas mengenai kuliner Sumatra. Mengingat posisinya sebagai pulau yang dikelilingi perairan dan kekayaan alam yang melimpah, potensi kuliner kita adalah warisan budaya yang tak kalah penting untuk dibukukan," tutur Tantowi Yahya.
Buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri sendiri merupakan wujud nyata dari kepedulian Putri Bumi Sriwijaya dalam memperkaya jejak seni budaya lewat bentuk literasi, sebagai persembahan untuk Indonesia.