Gramedia Hadirkan Dua Buku Anak Islami Asal Inggris di IIBF 2026: Tumbuhkan Nilai Keimanan Lewat Literasi

06 October 2026
Gramedia Hadirkan Dua Buku Anak Islami Asal Inggris di IIBF 2026: Tumbuhkan Nilai Keimanan Lewat Literasi
Book launch LIKE & FOLLOW: Kisah Seru Para Nabi bersama Zayd & Hana dan Jika Anggota Tubuh Bisa Berbicara pada IIBF 2026

Jakarta, 2 Oktober 2026 – Gramedia melalui imprint Qanza (Grasindo) resmi meluncurkan dua buku anak islami populer asal Inggris berjudul LIKE & FOLLOW: Kisah Seru Para Nabi bersama Zayd & Hana serta Jika Anggota Tubuh Bisa Berbicara. Peluncuran kedua buku terjamahan ini digelar dalam acara bertajuk “Stories That Shape Little Hearts: Growing Faith Through Children's Literature” di Lobby Stage, pada acara Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026, Assembly Hall JICC Jakarta, Jumat (2/10).

Kedua buku ini merupakan hasil kolaborasi imprint Qanza, penerbit Little Hibba, dan Water Lily. Kehadiran kedua buku ini diharapkan dapat memberikan warna buku baru dalam literasi anak di Indonesia melalui penyampaian nilai-nilai keimanan, moral, dan ajaran Islam yang dikemas secara interaktif, modern, serta relevan bagi anak-anak usia dini. 

Buku LIKE & FOLLOW: Kisah Seru Para Nabi bersama Zayd & Hana (karya Layla Rose Mustafa) mengajak anak-anak meneladani kisah para nabi lewat pendekatan gaya bahasa yang ceria dan dekat dengan keseharian anak masa kini. Sementara itu, Jika Anggota Tubuh Bisa Berbicara (karya Negar J.) mengenalkan konsep empati, rasa syukur, serta tanggung jawab atas tindakan sehari-hari lewat ilustrasi dan analogi yang imajinatif.

Founder Little Hibba, Sajeda Faraz, menyampaikan kebanggaannya atas sambutan hangat dari pembaca cilik di Indonesia.  

"Sejak mendirikan Little Hibba pada 2020, fokus utama kami adalah menghadirkan representasi keluarga Muslim yang autentik dan hangat dalam literasi anak. Kami sangat senang dan terharu bisa membawa karya-karya ini ke Indonesia bersama Gramedia," ujar Sajeda Faraz, Founder Little Hibba.  

Dari sisi pengembangan konten dan kebutuhan pembaca lokal, Editor Departemen Buku Anak Gramedia (imprint Qanza), Fadilatul Rahma, menyoroti pentingnya menyajikan literasi Islam yang adaptif namun tetap menjaga keautentikan naskah aslinya.  

"Anak-anak hari ini membutuhkan pendekatan bercerita yang dinamis dan dekat dengan dunia mereka. Melalui imprint Qanza, kami berkomitmen menyajikan bacaan islami yang tidak hanya mengedukasi secara nilai akademis atau spiritual, tetapi juga membangun karakter.” tutur Fadilatul Rahma.   

International Project Manager Water Lily Literary sekaligus Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional IKAPI, Wedha Stratesti Yudha, menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara ini menjadi jembatan penting dalam memperkaya ragam literasi anak bernuansa islami di tanah air.  

"Sinergi antara Little Hibba, Water Lily Literary, dan Gramedia merupakan langkah nyata untuk menghubungkan karya-karya literasi anak islami berkualitas internasional dengan pembaca di Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan membuka lebih banyak ruang pertukaran budaya serta literasi bernilai positif bagi generasi muda," ungkap Wedha Stratesti Yudha.

Acara peluncuran buku di IIBF 2026 ini dipandu oleh MC & Moderator Idha Umama dan ditutup secara simbolis dengan penyerahan serta penandatanganan mockup buku berbentuk kanvas oleh Sajeda Faraz dan Fadilatul Rahma. Kedua buku ini kini telah tersedia di seluruh jaringan Toko Gramedia dan platform e-commerce resmi Gramedia.