Apa Itu Literasi? Jenis-Jenis Literasi dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

06 May 2026
Apa Itu Literasi? Jenis-Jenis Literasi dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Literasi juga hadir dalam berbagai aktivitas sehari-hari yang sering tidak kita sadari.

#LiterasiAsik — Grameds, literasi itu ada di sekitar kita, bukan hanya di buku. Dalam keseharian, kita sebenarnya terus menggunakan kemampuan literasi, meskipun sering kali tidak disadari.

Mulai dari memahami rambu lalu lintas, membaca informasi di media sosial, hingga mengikuti instruksi sederhana semuanya melibatkan kemampuan untuk memahami dan menafsirkan informasi. Hal-hal yang terlihat sepele ini menunjukkan bahwa literasi tidak hanya hadir saat kita membaca buku, tetapi juga dalam berbagai aktivitas sehari-hari.


Apa Itu Literasi?

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk memahami, mengolah, dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk, baik teks, angka, maupun media lainnya untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Sering kali, literasi dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis. Padahal, literasi memiliki makna yang lebih luas. Literasi berkaitan dengan kecakapan teknis dan sosial untuk menganalisis informasi, memecahkan masalah, hingga berkomunikasi di era digital.

Misalnya, saat menonton berita, kita tidak hanya menerima informasi, tetapi juga perlu memahami konteks dan menilai kebenarannya. Begitu pula ketika melihat angka atau data, kita perlu menafsirkannya agar dapat mengambil keputusan yang tepat.


Jenis-Jenis Literasi

Mengutip dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dalam kehidupan sehari-hari literasi hadir dalam berbagai bentuk yang saling berkaitan dan digunakan dalam berbagai situasi, di antaranya:


1. Literasi Baca Tulis 
Literasi baca tulis merupakan kemampuan dasar untuk membaca, menulis, memahami, serta mengolah informasi dalam bentuk teks. 

Kemampuan ini tidak hanya membantu dalam memahami materi pembelajaran, tetapi juga dalam menyampaikan gagasan, berkomunikasi, serta mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh: membaca artikel, menulis pesan, atau memahami isi buku.


2. Literasi Numerasi 
Literasi numerasi berkaitan dengan kemampuan memahami dan menggunakan angka atau data. 

Tidak hanya sebatas berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan membaca grafik, memahami persentase, serta menafsirkan informasi berbasis angka untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat.

Contoh: membandingkan diskon saat belanja atau mengatur anggaran bulanan.


3. Literasi Sains 
Literasi sains adalah kemampuan memahami konsep dan informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, seperti kesehatan, lingkungan, dan fenomena alam. 

Dengan literasi ini, seseorang dapat lebih bijak dalam memahami isu-isu ilmiah dan mengambil keputusan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Contoh: memahami informasi tentang pola hidup sehat atau dampak perubahan iklim. 


4. Literasi Digital 
Literasi digital merupakan kemampuan dalam memahami, menggunakan, serta menyaring informasi yang diperoleh melalui media digital. 

Kemampuan ini penting untuk membantu seseorang dalam memilah informasi yang valid, menghindari hoaks, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Contoh: mengecek kebenaran berita sebelum membagikannya di media sosial untuk terhindar dari hoax.


5. Literasi Finansial 
Literasi finansial berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak, seperti mengatur pengeluaran, menabung, hingga memahami risiko dalam keputusan finansial. 

Literasi ini membantu seseorang untuk membuat perencanaan keuangan yang lebih baik, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Contoh: menabung, membuat anggaran, atau memahami risiko dalam berinvestasi. 


6. Literasi Budaya dan Kewargaan 
Literasi budaya dan kewargaan adalah kemampuan memahami nilai, norma, serta keberagaman dalam masyarakat. 

Literasi ini juga mencakup kesadaran untuk berperan aktif sebagai warga negara, menghargai perbedaan, serta berpartisipasi dalam kehidupan sosial secara bertanggung jawab.

Contoh: menghargai perbedaan budaya dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial. 


Contoh Literasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh sederhana penerapan literasi dalam aktivitas sehari-hari:

  • Membaca rambu lalu lintas sebelum berkendara
  • Menyaring informasi atau berita di media sosial
  • Membandingkan harga dan diskon saat berbelanja
  • Mengatur pengeluaran bulanan
  • Memahami informasi kesehatan dari berbagai sumber
  • Hal-hal sederhana ini menunjukkan bahwa literasi sebenarnya selalu kita gunakan, meskipun sering tidak disadari.

Kenapa Literasi Penting?

Literasi membantu seseorang untuk memahami informasi dengan lebih baik, berpikir secara kritis, serta mengambil keputusan yang tepat. Tanpa literasi yang cukup, seseorang akan lebih mudah menerima informasi tanpa mempertimbangkan kebenarannya.

Di tengah arus informasi yang semakin cepat, kemampuan literasi menjadi semakin penting. Tidak semua informasi yang diterima dapat langsung dipercaya, sehingga diperlukan kemampuan untuk memahami dan menyaringnya dengan bijak.

Grameds, literasi tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Membiasakan diri untuk memahami informasi dengan lebih teliti, membaca dengan lebih sadar, hingga berpikir sebelum mengambil keputusan juga merupakan bagian dari literasi.

Karena pada akhirnya, literasi bukan hanya tentang apa yang kita baca, tetapi bagaimana kita memahami dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.