Seri Novel Anak yang Bikin Siswa SD Gemar Membaca

21 July 2026
Seri Novel Anak yang Bikin Siswa SD Gemar Membaca
Membiasakan anak membaca dapat menumbuhkan minat literasi hingga mereka dewasa.

#LiterasiAsik — Tahukah kamu, tingkat kegemaran membaca di Indonesia di beberapa tahun terakhir sedang meningkat? Hal ini ditandai semakin menjamurnya ruang yang memfasilitasi kegiatan membaca, terutama untuk pemuda dan keluarga yang mencari buku anak. Seiring akses kegiatan literasi semakin difasilitasi dengan bazar buku, toko buku modern, ruang publik, dan komunitas membaca, tingkat kegemaran membaca akan naik bersamaan. 


Bagi orang tua, pasti ingin anaknya menjadi bagian dari meningkatnya tingkat literasi di Indonesia. Hal ini bisa dilakukan dengan membiasakan membaca sejak kecil menggunakan buku anak yang sesuai usia. Untuk itu, Si Kecil bisa diperkenalkan pada serial novel sebagai salah satu kiat untuk mendorong minat membaca anak. Hal ini karena mereka bisa terus membaca kisah selanjutnya saat buku pertamanya telah habis.


Simak artikel ini untuk rekomendasi buku seri novel anak yang bisa mendorong mereka untuk gemar membaca. 

  1. Seri Novel Percy Jackson


    Percy Jackson yang berumur 12 tahun baru saja mendapati dirinya seorang demigods modern, seorang anak dari Dewa Poseidon. Sebagai seorang anak dari Dewa, ia menghadiri Camp Half-blood, sebuah perkemahan musim panas untuk para demigods Seri ini menceritakan petualangan Percy Jackson bersama teman-temannya, Annabeth dan Grover, saat menghadiri Camp Half-blood setiap tahunnya. Sebagai novel anak populer, kisahnya ringan, seru, dan mudah diikuti.

    Seri novel ini menceritakan perjalanan Percy Jackson sebagai sebuah penceritaan modern dari kisah-kisah mitologi Yunani. Sebagai anak-anak dari Dewa, para demigods dihadapkan dengan tantangan yang harus dilalui untuk membuktikan kemampuan mereka. Seri ini sering kali menjadi bacaan andalan untuk membantu anak menjadi gemar membaca. 

  2. Seri Novel Lima Sekawan

    Julianne, Dick, dan Anne adalah tiga bersaudara yang sedang berlibur ke rumah sepupunya, George, di Pulau Kirrin. Bersama dengan anjing milik George, Timmy, mereka berlima berpetualang menemukan sebuah kapal karam di pesisir pulau. Tanpa mereka ketahui, penemuan ini menuntun mereka ke sebuah harta karun.

    Lima Sekawan adalah seri novel anak klasik yang ditulis oleh Enid Blyton. Karyanya sudah terkenal dari dulu di kalangan pembaca muda. Seri ini salah satu novel yang ramah pemula dan menggugah rasa penasaran untuk membuat rasa gemar membaca sejak kecil.

  3. Seri Novel St. Clare

    Pat dan Isabel O’Sullivan kesal sekali karena diharuskan pindah sekolah. Bagaimana tidak, mereka dipindahkan ke sebuah sekolah asrama! Namun, sekolah ini mempertemukan mereka dengan teman-teman yang sangat berharga. Seri ini mengikuti kisah Pat dan Isabel seiring tumbuhnya cinta mereka terhadap sekolah asrama ini.

    Kembali lagi kepada seri novel yang ditulis Enid Blyton, seri novel St. Clare kini tertuju kepada gadis-gadis kembar yang hidup di asrama. Dibandingkan seri Lima Sekawan, seri ini lebih ditargetkan kepada anak perempuan. Enid Blyton juga menulis sebuah seri yang mirip dengan St. Clare, berjudul Malory Towers.
     
  4. Seri Novel Diari Bocah Tengil

    Diari Bocah Tengil mengikuti kehidupan Greg Heffley dan keanehan di hidupnya. Buku anak ini ditulis sebagai sebuah diari, atau sebuah jurnal, seperti yang Greg akan bilang. Seri novel ini mengikuti perjuangan Greg menghalau tantangan di SMP, terutama dengan keluarganya yang eksentrik.
    Seri novel ini terkenal menjadi pondasi bacaan bagi anak yang bersekolah di SD menuju SMP. Banyak pembaca cilik merasa terhibur dengan kisah Greg yang unik dan gambarnya yang lucu. Seri novel ini pun telah mendapatkan beberapa adaptasi film, menjadikannya salah satu seri novel yang paling dikenal untuk remaja muda. 

Grameds, meskipun seri-seri novel ini bukan termasuk buku pelajaran, bukan berarti manfaat yang diberikan lebih sedikit. Justru melalui cerita-cerita ini, anak dapat belajar memperkaya kosakata, melatih kemampuan memahami bacaan, mengembangkan imajinasi, hingga mengenal nilai-nilai seperti persahabatan, keberanian, dan empati. Koleksi buku anak seperti ini juga menyenangkan untuk dibaca bersama.


Selain itu, membiasakan anak membaca novel sejak usia dini juga dapat membantu menumbuhkan minat baca yang bertahan hingga mereka dewasa. Ketika anak menemukan cerita yang sesuai dengan minatnya, membaca tidak lagi terasa seperti kewajiban, melainkan menjadi kegiatan yang menyenangkan. 


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.