Tren Membaca di Transportasi Umum, Manfaatkan Waktu Kosong

30 September 2026
Tren Membaca di Transportasi Umum, Manfaatkan Waktu Kosong
Membaca kini bisa dilakukan di mana saja, termasuk saat bepergian di transportasi umum

#LiterasiAsik — Akhir-akhir ini, tren membaca semakin meninggi di kalangan anak muda. Hal ini terlihat dari banyaknya orang-orang yang membaca buku di tempat umum. Seringkali, kegiatan membaca di tempat umum juga banyak dipamerkan melalui sosial media. Hal ini juga yang menjadi katalis naiknya tren membaca di mana saja.


Kebiasaan membaca juga sering terlihat di transportasi, seperti KRL, MRT, LRT, maupun bus kota. Walaupun terasa rumit, membaca di transportasi umum merupakan hal yang umum dilakukan.


Dari banyaknya masyarakat yang berlalu lalang dari dan ke tempat kerja, bepergian dengan transportasi umum bisa menjadi waktu kosong yang cukup panjang. Karena itu, banyak penumpang transportasi umum yang mengisinya dengan membaca buku.


Waktu Tersita untuk Bekerja, Kapan Aku Bisa Membaca Buku?

Saat seseorang banyak menghabiskan waktu untuk bekerja, belajar, atau mengerjakan pekerjaan rumah, membaca buku bisa menjadi sesuatu yang sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan membaca buku membutuhkan perhatian penuh dan fokus yang tinggi, sehingga diharuskan adanya waktu yang dikhususkan untuk membaca. Namun, tak semua orang memiliki kebebasan untuk memiliki waktu tersebut.


Kegiatan commuting atau bepergian yang dilakukan sehari-hari menjadi sebuah dead time atau waktu kosong yang tidak bisa diisi dengan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Karena itu, waktu kosong ini bisa dimanfaatkan dengan membaca buku. 


Apakah Membaca di Transportasi Umum Sebuah Tren Baru?

Membaca di transportasi umum juga bukan hal yang baru. Dulu, kegiatan ini mungkin lebih terlihat dengan membaca koran atau majalan di perjalanan.


Sekarang, orang-orang tidak hanya membawa buku fisik, tapi juga membaca dalam genggaman tangan. Contohnya, membaca dengan handphone atau e-reader. Karena itu, membaca dapat dilakukan melalui aplikasi seperti Google Books, Apple Books, Kindle, atau Gramedia Digital. 


Bahkan tanpa harus membawa buku, fasilitas transportasi umum juga banyak yang telah menyediakan fasilitas pojok baca, seperti KAI Commuter Line atau LRT Jakarta. Hal ini juga mempermudah penumpang untuk mengakses bacaan saat menunggu menaiki transportasi umum. 

Pojok baca di LRT Jakarta juga memiliki koleksi menarik. 


Membaca di Mana Saja, Termasuk Transportasi Umum

Memanfaatkan waktu kosong di transportasi umum bisa dilakukan dengan membaca buku. Karena itu, kamu membiasakan hobi membaca dan mengadopsi #GayaHidupMembaca. Hal ini akan menunjukkan bahwa kamu tidak harus meluangkan waktu berjam-jam hanya untuk membaca buku. Melainkan, mengisi waktu luang yang tersedia dengan membaca buku, seperti dalam perjalanan yang panjang dengan transportasi umum. 

Kalau kamu sering membaca di transportasi umum, Gramedia sedang mengadakan kegiatan Baca Bareng Gramedia dengan LRT Jakarta. Bersama, kita akan baca bareng dari Stasiun LRT Manggarai hingga Stasiun LRT Kelapa Gading. Kita juga akan melakukan tukar cerita dan mengulik proses penulisan di Stasiun LRT Pulomas bersama Naela Ali.


Slotnya terbatas, loh! Klik di sini untuk daftar dan amankan tempatmu.


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.