Semarang, 12 September 2026 – Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) secara resmi membuka rangkaian gelaran Pesta Literasi Indonesia 2026 melalui sesi diskusi dan press conference bertajuk "Gerakan Literasi untuk Republik" di Gramedia Jalma Pandanaran, Semarang, Sabtu (12/9). Memasuki tahun ke-6 pelaksanaannya, Pesta Literasi Indonesia tahun ini mengusung tema #MembacaRepublik dan berlangsung sepanjang bulan September hingga Oktober 2026 di empat kota besar, yakni Semarang, Jakarta, Kupang, dan Palembang. Inisiatif ini hadir sebagai ruang perjumpaan inklusif yang menghubungkan penulis, pembaca, komunitas, dan pegiat literasi guna merawat nalar publik, mengasah daya kritis, serta memperkuat fondasi pengetahuan bangsa.
Mengusung gerakan #MembacaRepublik, Pesta Literasi Indonesia 2026 mendorong masyarakat untuk memandang aktivitas membaca tidak sekadar sebagai rutinitas mekanis atau pemenuhan hobi, melainkan sebagai upaya reflektif dalam memahami dinamika sejarah, ketimpangan sosial, perubahan ekonomi, hingga kebijakan publik yang menentukan arah masa depan Indonesia. Selama dua bulan gelaran, Pesta Literasi Indonesia 2026 menghadirkan rangkaian acara interaktif di setiap kota, meliputi diskusi panel, sesi baca bersama, panggung puisi, live podcast, lokakarya keuangan, lokakarya menulis, adu eja, lomba susun sampul, pertunjukan musik, hingga pasar buku dan produk UMKM lokal.
Ketua Pelaksana Pesta Literasi Indonesia 2026, Immanuel Victorian Naffi, menegaskan bahwa perluasan jangkauan ke empat kota tahun ini merupakan respon atas tantangan akses literasi dan tingginya minat masyarakat di daerah.
Rangkaian acara diawali dari Semarang, 12 September di Gramedia Jalma Pandanaran yang ditandai dengan peluncuran buku kumpulan cerita "Cerita Khatulistiwa", diskusi bersama narasumber ternama seperti A. Fuadi, Gustika Jusuf-Hatta, Prof. Zainal Arifin Mochtar, dan Andi Tarigan, serta penampilan musik dari Fanny Soegi. Rangkaian ini selanjutnya akan menyapa Jakarta pada 26–27 September di Urban Forest Cipete, dilanjutkan ke Kupang pada 17–18 Oktober, dan ditutup di Palembang pada 31 Oktober–1 November 2026.
Editor Senior Gramedia Pustaka Utama, Andi Tarigan, menambahkan bahwa Pesta Literasi Indonesia merupakan wujud komitmen berkelanjutan GPU dalam mendukung ekosistem perbukuan nasional.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021, Pesta Literasi Indonesia terus bertransformasi dari gelaran lokal menjadi gerakan literasi nasional yang melibatkan puluhan komunitas, ratusan penulis, dan puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya. Melalui kolaborasi lintas sektor bersama media, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan mitra sponsor, Pesta Literasi Indonesia 2026 diharapkan dapat memperkuat tradisi membaca sekaligus menginspirasi lahirnya karya-karya baru dari seluruh penjuru Nusantara.
Masyarakat dan pegiat literasi yang ingin mengikuti serta mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal, narasumber, dan rangkaian acara Pesta Literasi Indonesia 2026 di setiap kota dapat mengunggah dan memantau pembaruan berkala melalui akun Instagram resmi @pestaliterasi.id.