#LiterasiAsik — Grameds, pernah melihat buku yang penuh dengan sticky notes, highlight warna-warni, atau catatan kecil di pinggir halaman? Atau mungkin kamu sendiri yang sudah melakukan kebiasaan ini tanpa tahu istilahnya? Kebiasaan ini dikenal dengan istilah annotated book — dan belakangan semakin digemari oleh banyak pembaca, terutama di kalangan anak muda.
Bagi sebagian orang, menulis di buku mungkin terasa seperti “merusak” halaman yang bersih. Tapi bagi para pembaca yang menyukai annotated book, kebiasaan ini justru membuat pengalaman membaca terasa lebih personal dan berkesan. Lalu apa sebenarnya annotated book itu? Dan mengapa tren ini layak kamu coba?
Apa Itu Annotated Book?
Annotated book adalah kebiasaan memberikan tanda, catatan, highlight, atau komentar pada buku saat membaca. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari menandai kutipan favorit, menulis reaksi terhadap cerita, hingga memberi sticky notes pada bagian tertentu.
Kebiasaan ini sebenarnya sudah lama dikenal dalam dunia akademik sebagai bagian dari strategi active reading atau membaca secara aktif. Namun, saat ini anotasi buku juga berkembang sebagai ekspresi diri dan kegiatan kreatif yang digemari banyak pembaca.
Kebiasaan ini biasanya dilakukan untuk membantu pembaca lebih memahami isi buku sekaligus menyimpan bagian-bagian yang dianggap menarik atau berkesan.
Mengapa Annotated Book Makin Populer?
Salah satu alasan annotated book semakin populer adalah karena kegiatan membaca terasa menjadi lebih interaktif dan personal. Pembaca tidak hanya membaca secara pasif, tetapi juga ikut terlibat dengan merespon, mempertanyakan dan merasakan cerita atau isi buku secara lebih mendalam. Di media sosial, tren ini juga semakin berkembang karena banyak pembaca membagikan hasil anotasi mereka yang terlihat estetik dan personal. Hal ini mendorong para pembaca lainnya yang terinspirasi untuk juga melakukan hal yang sama.
Selain itu, banyak orang merasa lebih mudah mengingat isi bacaan ketika mereka menuliskan pemikiran atau menandai bagian tertentu. Catatan kecil yang dibuat selama membaca juga sering kali menjadi cara untuk mengekspresikan emosi dan pendapat secara spontan.
Manfaat Anotasi Buku
Berikut beberapa manfaat dari kebiasaan anotasi buku yang bisa kamu rasakan:
- Membantu memahami isi buku dengan lebih mendalam.
- Mempermudah mengingat poin-poin penting dalam bacaan.
- Menandai kutipan favorit agar mudah ditemukan kembali.
- Memudahkan mencari informasi penting tanpa harus membaca ulang seluruh buku.
- Membuat pengalaman membaca lebih interaktif dan personal.
Tips Memulai Anotasi Buku
Bagi Grameds yang tertarik mencoba anotasi buku, berikut beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan:
- Gunakan highlighter untuk menandai kutipan favorit atau bagian penting
- Tambahkan sticky notes pada halaman yang ingin dibaca ulang
- Gunakan warna berbeda untuk membedakan jenis catatan
- Tidak perlu terlalu estetik, fokus pada kenyamanan saat membaca
- Mulai dari sedikit anotasi agar tetap nyaman dan tidak berlebihan
Namun, tidak ada aturan khusus dalam membuat anotasi. Setiap pembaca memiliki gaya masing-masing sesuai dengan kenyamanan mereka saat membaca.
Selain itu, Grameds juga harus ingat, bahwa annotated book untuk memperkaya pengalaman membaca — bukan soal seberapa estetik buku kamu.
Apakah Menulis di Buku Itu Boleh?
Tidak semua orang nyaman dengan kebiasaan ini. Sebagian pembaca lebih menyukai buku yang tetap bersih tanpa coretan apa pun. Namun, sebagian lainnya justru merasa buku menjadi lebih hidup ketika dipenuhi catatan dan tanda-tanda kecil.
Pada akhirnya, tidak ada cara membaca yang benar atau salah. Anotasi buku bisa kamu lakukan selama buku yang kamu gunakan adalah bukumu sendiri. Setiap orang memiliki kebiasaan membaca yang berbeda sesuai dengan kenyamanan masing-masing.
Grameds, annotated book menunjukkan bahwa membaca tidak selalu harus pasif. Bagi sebagian orang, memberi catatan kecil di buku justru membuat pengalaman membaca terasa lebih dekat, personal, dan berkesan. Jadi, kalau Grameds sendiri, lebih suka buku tetap bersih atau penuh anotasi?
Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.