Kenapa Aroma Buku Disukai Banyak Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

20 May 2026
Kenapa Aroma Buku Disukai Banyak Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bagi sebagian orang, aroma buku bukan sekadar bau kertas, tapi juga rasa nyaman dan nostalgia.

#LiterasiAsik — Grameds, pernah tidak sengaja mencium aroma buku baru saat membuka halaman pertama sebuah buku? Bagi sebagian orang, aroma khas dari halaman buku ternyata punya sensasi yang menenangkan dan sulit dijelaskan.

Menariknya, menyukai aroma buku bukan hanya dirasakan oleh satu atau dua orang saja. Banyak pecinta buku mengaku aroma buku baru maupun buku lama bisa memberikan rasa nyaman, nostalgia, bahkan membuat pengalaman membaca terasa lebih menyenangkan.


Kenapa Aroma Buku Baru dan Buku Lama Itu Berbeda?

Setiap buku memiliki aroma yang berbeda tergantung jenis kertas, tinta, usia buku, hingga proses produksinya. Buku baru biasanya memiliki aroma yang lebih segar karena berasal dari bahan kimia yang dilepaskan oleh tinta, kertas, dan lem yang digunakan saat proses produksi buku.

Sementara itu, buku lama cenderung memiliki aroma yang lebih khas dan hangat akibat proses alami pada kertas seiring waktu. Tidak heran jika banyak orang memiliki preferensi aroma buku favoritnya sendiri.


Kenapa Aroma Buku Disukai Banyak Orang?

Bagi sebagian orang, aroma buku dapat memberikan rasa tenang dan nyaman. Hal ini sering dikaitkan dengan memori atau pengalaman menyenangkan saat membaca dan menghabiskan waktu bersama buku favorit mereka.

Komentator sains Karl Kruszelnicki mengatakan aroma buku-buku lama berasal dari bahan kimia pada kertas yang terdegradasi dan melepaskan gas dengan tingkat yang berbeda-beda. Menurutnya, bagi banyak orang, aroma buku lama dapat membanjiri otak dengan rasa nostalgia dan kenyamanan. Dr. Karl juga menyebut bahwa munculnya kenangan dari aroma buku lama berkaitan dengan naluri dasar manusia dalam mengingat pengalaman tertentu melalui aroma.

Aroma tertentu memang dapat memicu ingatan dan emosi seseorang. Karena itu, tidak sedikit orang yang merasa nostalgia hanya dari mencium aroma halaman buku.


Tidak Semua Orang Menyukai Aroma Buku

Meskipun banyak orang menyukai aroma buku, ternyata tidak semua orang memiliki pengalaman yang sama. Ada juga yang merasa aroma buku baru terlalu kuat atau aroma buku lama terasa kurang nyaman.

Hal ini wajar karena setiap orang memiliki sensitivitas dan preferensi aroma yang berbeda-beda. Namun bagi para pecinta buku, aroma khas dari halaman buku sering kali menjadi bagian kecil yang membuat pengalaman membaca terasa lebih personal dan berkesan.

Bahkan, banyak pembaca justru menyukai aroma buku lama karena terasa lebih unik dan memiliki “cerita” tersendiri.


Aroma Buku dan Pengalaman Membaca

Hal-hal kecil seperti aroma buku ternyata bisa membuat pengalaman membaca terasa lebih personal. Tidak hanya isi cerita, suasana saat membaca juga menjadi bagian yang membuat seseorang semakin dekat dengan buku.

Karena itu, meskipun ebook dan audiobook semakin berkembang, banyak orang tetap menyukai buku fisik karena pengalaman yang dirasakan terasa berbeda, termasuk dari aroma khas halaman bukunya.

Grameds, aroma buku mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi banyak orang, hal kecil ini justru menjadi salah satu alasan kenapa membaca terasa begitu menyenangkan.


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.