#CareerSpotlight — Apakah karier hanya tentang posisi dan gaji? Tak hanya itu, karier juga dimaknai sebagai ruang untuk belajar, berproses, dan bertumbuh.
Banyak anak muda terutama Gen Z yang mulai mempertanyakan makna karier saat memasuki dunia kerja yang serba cepat. Karier kerap dipahami sebatas pekerjaan yang dijalani atau posisi yang ingin dicapai.
Padahal, bagi Gen Z khususnya mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate yang berada di fase awal profesional, karier juga merupakan ruang untuk belajar, berproses, dan bertumbuh melalui berbagai pengalaman. Pada tahap ini, mereka ingin memiliki ruang untuk bertumbuh agar potensi dapat berkembang secara optimal.
Karier di Mata Gen Z: Lebih dari Sekadar Posisi
Karier yang baik tidak hanya diukur dari posisi atau pencapaian semata, tetapi juga dari sejauh mana seseorang memiliki ruang untuk terus berkembang. Kesempatan berkolaborasi, menghadapi tantangan baru, serta terlibat langsung dalam proses kerja yang nyata menjadi bagian penting dari proses pembelajaran tersebut.Karier yang bermakna tidak hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan atau besar gaji, tetapi dari sejuah mana seseorang merasa berkembang baik dari sisi keterampilan, pola pikir, maupun pengalaman kerja.
Mengapa Ruang Bertumbuh Penting di Awal Karier Gen Z?
Ruang bertumbuh ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan kerja. Lingkungan yang mendukung kolaborasi, terbuka terhadap ide, dan memberi kesempatan mencoba hal baru dapat membantu Gen Z mengembangkan potensi secara optimal.
Beberapa alasan mengapa ruang bertumbuh sangat dibutuhkan di awal karier Gen Z antara lain:
- Membantu pengembangan keterampilan
Gen Z membutuhkan kesempatan untuk belajar langsung melalui pengalaman kerja, tantangan baru, serta proses trial and error yang membangun kompetensi.
- Mendorong eksplorasi potensi dan minat
Ruang bertumbuh memberi kesempatan untuk mencoba berbagai peran dan tanggung jawab, sehingga individu dapat mengenali kekuatan dan arah karier yang sesuai.
- Membangun kepercayaan diri
Dukungan dari rekan kerja dan atasan membuat Gen Z merasa dihargai, sehingga lebih berani berkontribusi dan bertanggung jawab atas perannya.
Oleh karena itu, memilih lingkungan kerja yang tepat menjadi langkah penting dalam membangun perjalanan karier jangka panjang, Grameds. Lingkungan kerja yang sehat tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga menghargai proses belajar yang dijalani setiap individu. Dukungan dari rekan kerja, ruang berdiskusi, serta kesempatan untuk berkembang secara bertahap mendorong pertumbuhan profesional yang berkelanjutan.
Sebagai industri kreatif dan literasi, Gramedia memahami bahwa karier merupakan perjalanan yang terus berkembang. Melalui berbagai bidang kerja dan nilai kolaborasi yang dijunjung, Gramedia menghadirkan lingkungan yang mendorong Gen Z agar dapat belajar lintas peran serta kontribusi nyata dari setiap individu.
First Step Gen Z: Membangun Karier
Bagi mahasiswa maupun fresh graduate, pengalaman berada di lingkungan kerja yang mendukung proses belajar menjadi bekal penting dalam memasuki dunia profesional. Keterlibatan langsung dalam pekerjaan membantu memahami ritme kerja, mengasah keterampilan, dan membangun sikap profesional yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Pada akhirnya, karier bukan hanya tentang tujuan yang ingin dicapai, tetapi juga tentang bagaimana proses tersebut dijalani. Dengan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi, setiap langkah awal karier dapat menjadi fondasi untuk perjalanan profesional yang lebih bermakna. Jadi, pastikan Grameds memilih lingkungan kerja yang memberi ruang untuk berkembang, ya.
Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.