Innovation, Transformed.

Bersama Gramedia, menginspirasi Indonesia menuju masa depan yang cemerlang.

Who we are?

Gramedia berdiri pada tahun 1970, PT Gramedia Asri Media atau kerap dikenal menjadi Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group.
56 Tahun
#TumbuhBermakna
3513 Pegawai
Di seluruh Indonesia
1700+ Buku
Tercetak di Indonesia selama tahun 2024
1000+ Events
Berhasil dilaksanakan
Temukan kisah dan perjalanan kami disini!

Terus berkembang melampaui batas, membentuk masa depan yang lebih cerah melalui brand.

PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group yang berfokus pada bisnis ritel dengan buku, alat tulis, produk non-books sebagai produk utamanya. Selain itu, Gramedia juga bergerak di bidang pendidikan untuk kemajuan pengetahuan di nusantara.
Pelajari lebih lanjut tentang brand

Testimonials

Apa kata mereka tentang Gramedia?
Dr. Andreas
“Senang bisa collab dengan Penerbit Gramedia, karena bisa nerima ide-ide yang unik dari penulisnya!”
Dr. Andreas, Penulis
Brian Khrisna
“Sejak kecil, saya suka banget dateng ke Gramedia dan saya termotivasi kalo suatu saat buku saya harus ada di Gramedia, dan akhirnya bisa nerbitin buku di Gramedia.”
Brian Khrisna, Penulis
Yoyok
“Promexx sudah menjalin kerjasama dengan Gramedia lebih dari 20 tahun, dan selama menjalin kemitraan kedua belah pihak mendapat benefit yang bagus.”
Yoyok, Mitra Gramedia

Latest updates

See all
Gramedia Banyuwangi Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Membaca dan Belajar melalui Konsep Books Café untuk Memperkuat Literasi dan Kolaborasi Masyarakat
23 June 2026

Gramedia Banyuwangi Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Membaca dan Belajar melalui Konsep Books Café untuk Memperkuat Literasi dan Kolaborasi Masyarakat

Banyuwangi, 15 Juni 2026 – Gramedia resmi membuka toko terbarunya di Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Kepiting No. 7, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kehadiran Gramedia Banyuwangi menjadi bagian dari komitmen Gramedia dalam memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan, produk edukasi, serta ruang literasi yang nyaman dan inspiratif.

Mengusung konsep modern yang terintegrasi dengan Books Café, Gramedia Banyuwangi menghadirkan pengalaman baru yang menggabungkan aktivitas membaca, belajar, bekerja, dan bersantai dalam satu ruang yang nyaman. Konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang produktif yang mendukung proses belajar, kreativitas, serta interaksi komunitas.

Berlokasi di kawasan strategis pusat kota, Gramedia Banyuwangi menempati area seluas sekitar 400 meter persegi yang menyediakan beragam koleksi buku dari berbagai kategori, mulai dari pendidikan, pengembangan diri, bisnis, sastra, hingga buku anak. Selain itu, tersedia pula berbagai kebutuhan sekolah, alat tulis, perlengkapan kantor, dan produk penunjang aktivitas belajar maupun bekerja.

Kehadiran Gramedia Banyuwangi sejalan dengan perkembangan Banyuwangi sebagai daerah yang terus bertumbuh dalam sektor pendidikan, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Potensi tersebut menjadikan Banyuwangi sebagai wilayah yang memiliki peluang besar dalam pengembangan budaya literasi serta tumbuhnya komunitas pembelajar yang aktif dan kolaboratif.

Dr. Alfian, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Perpustakaan dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, menyambut positif kehadiran Gramedia di Banyuwangi. Menurutnya, hadirnya Gramedia dapat memperkuat ekosistem literasi daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai sumber bacaan berkualitas.

"Keberadaan Gramedia di Banyuwangi menjadi langkah positif dalam mendekatkan akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan. Kami berharap kehadiran ini dapat semakin mendorong budaya membaca serta memperkuat ekosistem literasi, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas," ujar Dr. Alfian.

Lebih dari sekadar toko buku, Gramedia Banyuwangi diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga pelaku industri kreatif. Melalui konsep Books Café, pengunjung dapat menikmati suasana yang mendukung kegiatan membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas, hingga mengembangkan ide dan karya kreatif.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, kebutuhan akan ruang fisik yang mendukung proses belajar, interaksi, dan pengembangan diri tetap memiliki peran penting. Oleh karena itu, kehadiran Gramedia Banyuwangi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi sekaligus menjadi ruang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan dibukanya Gramedia Banyuwangi, masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap berbagai kebutuhan edukasi, bacaan, serta ruang produktif yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Kehadiran toko ini menjadi bagian dari upaya Gramedia untuk terus menghadirkan pengalaman belajar dan membaca yang lebih mudah dijangkau, nyaman, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Liburan Sekolah Tiba! Ini Buku yang Wajib Masuk Daftar Bacaanmu
23 June 2026

Liburan Sekolah Tiba! Ini Buku yang Wajib Masuk Daftar Bacaanmu

#HappeningToday — Liburan sekolah sebentar lagi tiba, Grameds! Setelah melewati berbagai tugas, ujian, dan aktivitas belajar selama satu semester, masa liburan bisa menjadi waktu yang tepat untuk beristirahat sekaligus melakukan hal-hal yang menyenangkan.

Selain berlibur atau mencoba hobi baru, membaca buku juga bisa menjadi pilihan aktivitas yang seru selama mengisi waktu luang. Menariknya, tidak semua buku saat liburan harus terasa berat atau penuh materi pembelajaran. Justru, masa liburan bisa menjadi kesempatan untuk membaca buku yang selama ini ingin kamu selesaikan, mengeksplorasi genre baru, atau menemukan cerita yang berbeda dari biasanya.

Kalau masih bingung memilih bacaan, berikut beberapa jenis buku yang bisa masuk ke daftar bacaanmu selama liburan sekolah.


1. The Little Prince — Antoine de Saint-Exupery

The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupéry merupakan salah satu buku klasik yang telah dicintai pembaca dari berbagai generasi. Melalui kisah seorang pangeran kecil yang melakukan perjalanan ke berbagai planet, buku ini mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang sederhana, penuh rasa ingin tahu, dan imajinatif.

Meski jumlah halamannya tidak terlalu banyak, buku ini menyimpan banyak pesan tentang persahabatan, impian, dan makna kehidupan yang dapat dinikmati oleh pembaca segala usia. Gaya bahasanya yang ringan membuat The Little Prince menjadi pilihan yang cocok untuk menemani waktu santai selama liburan sekolah


2. The Secret Garden — Frances Hodgson Burnett

Bagi Grameds yang ingin mencoba membaca karya klasik berbahasa Inggris, The Secret Garden karya Frances Hodgson Burnett bisa menjadi pilihan yang menarik. Buku ini bercerita tentang Mary Lennox, seorang gadis yang menemukan taman rahasia yang telah lama terbengkalai dan perlahan mengubah kehidupannya serta orang-orang di sekitarnya.

Selain menghadirkan cerita yang hangat dan menyenangkan, The Secret Garden juga mengangkat tema persahabatan, keluarga, dan proses bertumbuh. Dengan alur yang tidak terlalu rumit dan suasana yang menenangkan, buku ini cocok menjadi bacaan ringan untuk mengisi waktu luang selama liburan sekolah.sur


3. Heidi — Johanna Spyri

Heidi karya Johanna Spyri merupakan novel klasik yang mengisahkan seorang gadis kecil bernama Heidi yang tinggal bersama kakeknya di pegunungan Alpen, Swiss. Kehidupan Heidi yang dekat dengan alam, penuh rasa ingin tahu, dan dikelilingi oleh orang-orang yang tulus membuat cerita ini terasa hangat dan menyenangkan untuk diikuti.

Melalui kisahnya, pembaca diajak menikmati petualangan sederhana yang sarat dengan nilai persahabatan, keluarga, dan rasa syukur. Dengan alur yang ringan serta suasana pedesaan yang menenangkan, Heidi menjadi pilihan bacaan yang cocok untuk menemani liburan sekolah sekaligus memberikan pengalaman membaca yang menghangatkan hati.


4. Kita Pergi Hari Ini — Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Kita Pergi Hari Ini mengisahkan perjalanan seorang ibu bernama Mia bersama tiga anaknya: Mi, Mo, dan Ma. Dalam perjalanan tersebut, mereka mengunjungi berbagai tempat yang tampak ajaib dan penuh imajinasi. Namun, seiring cerita berjalan, Grameds akan menemukan bahwa kisah ini menyimpan banyak makna yang lebih dalam dari sekadar petualangan biasa.

Dengan gaya penulisan yang khas, kreatif, dan penuh simbol, Ziggy menghadirkan cerita yang mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Buku ini cocok bagi Grameds yang ingin menikmati cerita yang ringan dibaca tetapi meninggalkan banyak ruang untuk berimajinasi hingga halaman terakhir selesai.


5. Classics: Gadis-Gadis March (Little Women) — Louisa May Alcott

Gadis-Gadis March (Little Women) menceritakan kehidupan empat saudari March yaitu Meg, Jo, Beth, dan Amy yang tumbuh bersama dengan kepribadian, impian, dan tantangan masing-masing. Melalui keseharian mereka, pembaca diajak mengikuti kisah tentang keluarga, persahabatan, cita-cita, serta proses menjadi diri sendiri.

Meski pertama kali diterbitkan lebih dari satu abad lalu, Little Women tetap relevan hingga saat ini karena menghadirkan nilai-nilai yang dekat dengan kehidupan remaja. Dengan cerita yang hangat dan karakter yang mudah disukai, buku ini menjadi pilihan tepat bagi Grameds yang ingin menikmati bacaan klasik yang ringan selama liburan sekolah.


Selain menyiapkan daftar bacaan untuk liburan, Grameds juga bisa memanfaatkan berbagai promo menarik dalam program Back to School Gramedia bertajuk "Rayakan Cerita Barumu" yang berlangsung hingga 31 Juli 2026.

Melalui program ini, Gramedia menghadirkan beragam penawaran mulai dari alat tulis mulai Rp6.900, buku tulis mulai Rp24.800, Paket Belajar Gramedia mulai Rp299.000, hingga diskon 15% untuk buku penunjang sekolah dengan minimum transaksi tertentu. Tersedia juga berbagai promo produk home brand Gramedia yang dapat membantu mempersiapkan kebutuhan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Tidak hanya promo belanja, Gramedia juga menghadirkan berbagai aktivitas kreatif melalui program Creative Space di sejumlah toko Gramedia . Pengunjung dapat mengikuti kegiatan seperti menggambar, melukis, journaling, DIY craft, hingga berbagai workshop kreatif yang cocok untuk mengisi waktu selama liburan sekolah.

Grameds, liburan sekolah bisa menjadi momen yang tepat untuk beristirahat sekaligus memperluas wawasan melalui buku-buku menarik. Jadi, dari lima rekomendasi di atas, buku mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Jakarta Rayakan Ulang Tahun ke-499, Simak Sejarah dan Berbagai Perayaannya
22 June 2026

Jakarta Rayakan Ulang Tahun ke-499, Simak Sejarah dan Berbagai Perayaannya

#HappeningToday — Setiap tanggal 22 Juni, masyarakat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta. Tahun ini, Jakarta merayakan usianya yang ke-499 tahun, menjadikannya salah satu kota tertua sekaligus pusat aktivitas ekonomi, budaya, dan pemerintahan yang terus berkembang hingga saat ini.

Menjelang usia lima abad, Jakarta tidak hanya merayakan perjalanan panjang sejarahnya, tetapi juga menghadirkan berbagai program dan kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat. Lalu, bagaimana sejarah Jakarta dan apa saja yang bisa dinikmati pada perayaan HUT Jakarta tahun ini?


Sejarah Singkat Kota Jakarta

Tanggal 22 Juni diperingati sebagai hari lahir Jakarta karena merujuk pada peristiwa tahun 1527 ketika Fatahillah berhasil merebut Sunda Kelapa dari Portugis. Sunda Kelapa merupakan nama tertua kota Jakarta yang pada saat itu merupakan pelabuhan tempat singgah kapal-kapal dari berbagai negara. Setelah kemenangan tersebut, wilayah Sunda Kelapa kemudian diberi nama Jayakarta yang berarti “kemenangan”.

Seiring berjalannya waktu, Jayakarta mengalami berbagai perubahan, mulai dari masa kolonial Belanda dengan nama Batavia hingga akhirnya resmi menjadi Jakarta setelah Indonesia merdeka. Kini, Jakarta dikenal sebagai kota metropolitan yang menjadi rumah bagi jutaan penduduk dari berbagai latar belakang budaya dan daerah.


Wisata Gratis dan Tarif Transportasi Rp1 Sambut HUT Jakarta ke-499

Sebagai bagian dari perayaan HUT Jakarta ke-499, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan program wisata gratis untuk beberapa destinasi seperti Ancol dan Ragunan  dikhususkan bagi pemegang KTP DKI Jakarta atau KIA Jakarta, serta tarif transportasi publik Rp1 bagi masyarakat.

Program ini berlaku khusus pada tanggal 22, 27, dan 28 Juni 2026 untuk memberikan akses lebih luas bagi warga untuk menikmati ruang publik sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati Jakarta dengan lebih mudah selama rangkaian perayaan HUT kota.


Ragam Perayaan HUT Jakarta

Perayaan HUT Jakarta ke-499 diisi dengan berbagai agenda besar yang tersebar sepanjang Juni hingga Juli 2026, menghadirkan kombinasi kegiatan budaya, olahraga, hiburan, hingga ekonomi kreatif.

Beberapa agenda yang turut memeriahkan HUT Jakarta ke-499 antara lain:

  • Jakarta Future Festival (JFF) 2026 (5–7 Juni 2026) di Taman Ismail Marzuki (TIM), menghadirkan diskusi, talkshow, dan pameran kreatif dengan tema Navigating Resilience.
  • Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 (13–14 Juni 2026) di kawasan Monas, dengan berbagai kategori lomba mulai dari 5K hingga full marathon.
  • Festival Teater Jakarta (11–12 Juni 2026) di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, menampilkan pertunjukan teater dan karya seni peran dari berbagai komunitas.
  • Jakarta Fair 2026 (11 Juni–12 Juli 2026) di JIExpo Kemayoran, menghadirkan pameran multiproduk, kuliner, dan berbagai hiburan rakyat.
  • Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 (10 Juni–22 Juli 2026) di berbagai pusat perbelanjaan Jakarta dengan beragam promo dan diskon menarik.
  • Gebyar Seni Budaya Setu Babakan (20 Juni 2026) di kawasan Kampung M.H. Thamrin, menampilkan pertunjukan seni Betawi, bazar kuliner, dan atraksi budaya khas Jakarta.

Dengan beragam kegiatan tersebut, masyarakat dapat merayakan HUT Jakarta ke-499 melalui berbagai pengalaman, mulai dari seni budaya, olahraga, hingga hiburan dan ekonomi kreatif.


Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Perayaan tahun ini terasa semakin istimewa karena Jakarta hanya tinggal selangkah lagi menuju usia 500 tahun. Momen ini menjadi pengingat bahwa Jakarta bukan hanya sekadar pusat aktivitas dan pembangunan, tetapi juga kota yang menyimpan berbagai cerita, sejarah, dan pengalaman yang membentuk kehidupan jutaan orang hingga hari ini.

Grameds, di usianya yang ke-499 tahun, Jakarta terus menunjukkan kemampuannya untuk tumbuh, beradaptasi, dan menjadi ruang bagi beragam mimpi serta peluang. Selamat ulang tahun, Jakarta! 


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Buku Fisik Kembali Jadi Tren di Tengah Era Digital? Ini Faktanya!
19 June 2026

Buku Fisik Kembali Jadi Tren di Tengah Era Digital? Ini Faktanya!

#HappeningToday — Di tengah maraknya media sosial, video pendek, dan berbagai platform digital yang terus bersaing memperebutkan perhatian penggunanya, banyak orang mengira kebiasaan membaca buku fisik mulai ditinggalkan. Segala informasi kini bisa diakses hanya dalam hitungan detik melalui layar ponsel.

Namun, kenyataannya tidak sepenuhnya demikian. Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak generasi muda tetap menjadikan buku fisik sebagai sarana belajar, mencari inspirasi, hingga menikmati waktu luang tanpa distraksi digital.


Buku Fisik Masih Diminati Generasi Muda

Fenomena ini didukung oleh hasil Indonesia Millennial & Gen Z Report (IMGR) 2026 dari IDN Research Institute. Laporan tersebut menunjukkan bahwa 41% Gen Z Indonesia masih membaca buku fisik secara rutin. Selain itu, 58% responden mengaku membaca untuk pengembangan diri dan menambah wawasan.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun hidup berdampingan dengan teknologi digital, minat membaca buku fisik masih tetap bertahan dan bahkan menjadi bagian dari gaya hidup sebagian generasi muda. Salah satu yang cukup populer adalah fenomena BookTok, yaitu konten video singkat yang membahas rekomendasi, ulasan, hingga pengalaman emosional setelah membaca sebuah buku.

Melalui BookTok, banyak judul buku kembali mendapat perhatian luas dan menjangkau pembaca baru. Tidak jarang buku yang viral di platform tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial, masuk daftar bacaan, hingga mengalami peningkatan penjualan. Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah era digital, media sosial dan buku fisik tidak selalu saling menggantikan, tetapi justru dapat saling mendukung dalam membangun minat baca generasi muda.


Mengapa Buku Fisik Masih Diminati?

Meski informasi kini dapat diakses dengan cepat melalui internet, banyak pembaca merasa buku fisik menawarkan pengalaman yang berbeda. Berikut beberapa alasan mengapa buku fisik masih menjadi pilihan banyak orang:

  1. Lebih fokus saat membaca
    Membaca buku fisik membantu mengurangi distraksi dari notifikasi, pesan, maupun aplikasi lain yang sering muncul saat menggunakan perangkat digital.
  2. Pengalaman membaca yang lebih personal
    Sensasi membalik halaman, memberi penanda buku, hingga melihat progres bacaan secara fisik memberikan pengalaman yang sulit digantikan oleh layar digital.
  3. Mengurangi kelelahan mata
    Setelah berjam-jam menatap layar komputer atau ponsel, banyak orang memilih buku fisik sebagai alternatif yang lebih nyaman untuk mata.
  4. Membantu memahami isi bacaan lebih mendalam
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa membaca buku fisik dapat membantu pembaca mengingat dan memahami informasi dengan lebih baik karena proses membaca yang lebih fokus.
  5. Memberikan waktu untuk rehat dari dunia digital
    Bagi sebagian orang, membaca buku menjadi cara sederhana untuk melakukan digital detox dan menikmati waktu tanpa gangguan teknologi.


Tips Membangun Kebiasaan Membaca

Melihat minat membaca yang masih tinggi di kalangan generasi muda, mungkin sebagian Grameds juga ingin mulai membangun kembali kebiasaan membaca. Kabar baiknya, kebiasaan ini dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

  • Mulai dari topik yang benar-benar kamu sukai agar proses membaca terasa lebih menyenangkan.
  • Tetapkan target yang realistis, misalnya membaca 10–15 menit setiap hari.
  • Bawa buku ke mana pun sebagai alternatif saat menunggu atau bepergian.
  • Bergabung dengan komunitas membaca atau klub buku untuk menambah motivasi dan menemukan rekomendasi bacaan baru.
  • Kurangi waktu scrolling secara bertahap dan alihkan sebagian waktunya untuk membaca.

Tidak perlu langsung menghabiskan banyak buku dalam waktu singkat. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan membaca secara konsisten dan menjadikannya bagian dari rutinitas sehari-hari.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, buku fisik menunjukkan bahwa pengalaman membaca yang mendalam masih dibutuhkan banyak orang. Bukan hanya sebagai sumber pengetahuan, membaca juga menjadi cara untuk beristirahat sejenak dari derasnya arus informasi digital.

Grameds, tren ini menunjukkan bahwa membaca bukan sekadar kebiasaan lama yang bertahan, tetapi juga aktivitas yang terus menemukan tempatnya di setiap generasi. Jadi, kapan terakhir kali kamu menyelesaikan satu buku hingga halaman terakhir?


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Gramedia Hadirkan Program “Rayakan Cerita Barumu” untuk Sambut Tahun Ajaran Baru 2026
18 June 2026

Gramedia Hadirkan Program “Rayakan Cerita Barumu” untuk Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Jakarta, 2 Juni 2026,  – Menyambut momen kembali ke sekolah dan dimulainya tahun ajaran baru, Gramedia menghadirkan program Back to School bertajuk “Rayakan Cerita Barumu” yang berlangsung pada 1 Juni–31 Juli 2026. Melalui program ini, Gramedia mengajak pelanggan untuk mempersiapkan kebutuhan belajar sekaligus merayakan semangat memulai perjalanan baru dengan berbagai promo menarik untuk perlengkapan sekolah, buku, hingga produk penunjang belajar yang berlaku di toko Gramedia seluruh Indonesia maupun secara online melalui situs dan aplikasi resmi.

Periode liburan sekolah dan persiapan masuk sekolah menjadi salah satu momen penting bagi keluarga Indonesia untuk melengkapi berbagai kebutuhan pendidikan. Melihat kebutuhan tersebut, Gramedia menghadirkan beragam penawaran yang dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus nilai lebih bagi pelanggan.

Selama periode program, pelanggan dapat menikmati promo alat tulis mulai dari Rp6.900, buku tulis mulai dari Rp24.800, paket belajar mulai dari Rp299.000, serta diskon 15% untuk buku penunjang sekolah dengan minimum transaksi Rp200.000. Selain itu, tersedia pula promo produk home brand seperti Eversac Backpack dengan harga spesial Rp299.000, dan perlengkapan sekolah Piknik Series dengan diskon hingga 50%. 

Salah satu program unggulan dalam kampanye tahun ini adalah Paket Belajar Gramedia, yang dirancang untuk membantu pelanggan mendapatkan berbagai kebutuhan sekolah dalam satu paket praktis dengan harga yang lebih hemat. Paket-paket tersebut berisi kombinasi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, perlengkapan belajar, hingga produk home brand pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan harga mulai dari Rp299.000, Paket Belajar Gramedia hadir sebagai solusi yang lebih ekonomis bagi keluarga dalam mempersiapkan kebutuhan sekolah anak.

Tidak hanya menghadirkan promo belanja, Gramedia juga menggelar berbagai aktivitas kreatif melalui program Creative Space di sejumlah toko Gramedia. Bersama berbagai brand partner, pelanggan dapat mengikuti kegiatan seperti menggambar, melukis, journaling, DIY craft, hingga workshop kreatif lainnya. Aktivitas ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif sekaligus menjadi ruang eksplorasi kreativitas bagi anak-anak dan keluarga selama masa liburan sekolah.

Selain aktivitas di toko, Gramedia juga menghadirkan berbagai aktivasi digital melalui Content Challenge Back to School 2026 yang melibatkan seluruh toko Gramedia di Indonesia. Melalui program ini, setiap toko diajak untuk menghadirkan konten kreatif dan inspiratif yang berkaitan dengan persiapan kembali ke sekolah, rekomendasi produk, kebiasaan belajar yang lebih produktif, hingga berbagai cerita menarik dari pelanggan selama mengikuti program Back to School.

Konten-konten tersebut akan dikemas dalam berbagai format edukatif dan interaktif yang mengangkat tema perlengkapan sekolah, tips belajar, pengalaman pelanggan, hingga tren yang dekat dengan kehidupan pelajar dan keluarga Indonesia. Melalui Content Challenge ini, Gramedia berharap dapat membangun interaksi yang lebih dekat dengan pelanggan sekaligus menghadirkan inspirasi positif dalam menyambut tahun ajaran baru.

Program Back to School tahun ini juga terintegrasi dengan kampanye Hadiah 56 Tahun Gramedia Penuh Makna sebuah program undian nasional yang berlangsung pada 25 Mei hingga 31 Oktober 2026. Pelanggan yang telah menjadi member MyValue atau mendaftarkan diri sebagai member MyValue saat bertransaksi berkesempatan mengikuti undian berhadiah mulai dari 1 unit BYD Sealion 7 Performance AWD, 24 paket perjalanan impian ke Jepang, 6 unit iPhone 17 256GB, 8 unit Honda Stylo, 30 unit Xiaomi TV A Pro 55, 20 unit Lenovo IdeaPad Slim 3, dan 50 unit Harman Kardon Go + Play 3 serta hadiah menarik lainnya sehingga pengalaman berbelanja menjadi semakin menarik dan bermakna.

Sugiarto, Digital, Marketing & Merch Director Gramedia, mengatakan bahwa program Back to School merupakan salah satu bentuk komitmen Gramedia untuk terus mendukung perjalanan belajar masyarakat Indonesia. "Tahun ajaran baru selalu menjadi momen penting bagi siswa, orang tua, dan keluarga dalam mempersiapkan perjalanan belajar yang lebih baik. Melalui program ‘Rayakan Cerita Barumu’, kami tidak hanya menghadirkan berbagai promo kebutuhan sekolah, tetapi juga menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan melalui aktivitas kreatif di toko dan berbagai aktivasi digital yang melibatkan pelanggan. Kami berharap Gramedia dapat menjadi bagian dari setiap langkah awal menuju cerita, pengalaman, dan pencapaian baru mereka," ujar Sugiarto.

Melalui program “Rayakan Cerita Barumu” ini, Gramedia mempertegas komitmennya dalam mendukung literasi, kreativitas, dan gaya hidup sehat bagi anak-anak Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo, ikuti akun Instagram resmi @gramedia.com dan @gramediapromo, atau kunjungi toko Gramedia terdekat di kota Anda.